Tampilkan postingan dengan label random. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label random. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Juli 2016

Favorite Novels

Holiday will over soon, huft dan liburan ini sangaaaaaaat tidak produktif lol. Sebenernya, ada banyak hal yang harus gue lakuin (tugas tugas tugas etc) tapi huhuhu sedang tidak ada motivasi..... (oh dear motivation, please come to me). Jadi, hari ini gue membuka akun tumblr gue dan seketika menemukan some aesthetics pics/quotes yang berelasi dengan salah satu novel, yaitu All The Bright Places. Novel ini telah sukses membuat gue penasaran berbulan-bulan (karena gue nggak sanggup beli jadi harus nabung dulu etc etc) dan akhirnya gue berhasil membeli dan membacanya! yeay!

So, let me talk about my 2 favorite novels. Introducing my 2 favorite novels, Eleanor & Park and All The Bright Places!


Mari bicarakan Eleanor & Park terlebih dahulu. Sebenernya gue sudah pernah mereview novel ini lihat di sini), tapi huhu ku ingin membahasnya lagi. Novel ini sukses menarik perhatian gue hanya dari covernya saja! Entah kenapa covernya sangat menarik perhatian huhuhu (semacem cerita teen-romance yang ringan), dan benar saja, ceritanya ringan dan selalu membuat penasaran. Interaksi antara Park dan Eleanor selalu membuat gue tersenyum karena memang selucu itu????? (dan tidak bisa diprediksi)


Jujur, gue baru sadar kalau ternyata latar belakang waktu di novel Eleanor & Park itu tahun 1986 hahaha. Walaupun mengambil tahun yang sudah lalu, novel ini tetap enak dibaca dan awesome enough. Gue sangat suka bagaimana cara Park kenalan sama Eleanor, seriously, tidak biasa dan berbeda dengan cerita romance lainnya. Bus dan tukeran komik. Ide yang bakal tidak terpikirkan oleh orang lain.


Walaupun gue bilang cerita di novel ini ringan, tapi tentu saja tidak luput dari beberapa konflik yang ada. Karena adanya konflik tersebut, sayang sekali novel ini tidak berakhir seperti yang gue duga, but I still love it. Bisa dibilang Eleanor & Park adalah novel berbahasa Inggris yang sangat saya suka untuk pertama kalinya. I love all the characters, the plots, the backgrounds, etc etc etc. 


Sekarang, mari berbicara tentang All The Bright Places. Novel ini bikin gue penasaran karena sinopsisnya dan beberapa review dari orang-orang di goodreads (oh yes I love goodreads). Setelah berhasil nabung, gue pun memutuskan untuk membeli novel ini dan yes gue tidak menyesal. Awalnya (sampai akhir sih sebenernya), gue merasa novel ini itu gabungan dari Eleanor & Park, Paper Towns, dan Looking for Alaska. Kenapa gue bilang begitu? Karena, pertama, interaksi Finch dan Violet sangat mengingatkan gue akan Eleanor dan Park. Their light-cheesy-romance-story somehow reminds me of Eleanor & Park. Tapi tetap ada kesan berbeda dari dua novel tersebut.


Nah! These wandering things! Kedua, adanya tugas wandering yang harus dilakukan oleh Finch dan Violet mengingatkan gue akan Paper Towns--ketika Quentin mencari Margo dan harus pergi ke beberapa tempat dan mencari tempat selanjutnya berdasarkan petunjuk yang ditinggalkan oleh Margo. Oke, sebenernya yang lebih pasnya bukan saat mengerjakan tugas wandering, tetapi ketika Violet mencari Finch. Beneran deh, seseru itu ceritanya dan that-paper-towns-vibe bikin novel ini cool enough. Gue suka ketika Violet mencari Finch berdasarkan petunjuk-petunjuk yang ditinggalkan Finch, dan bagaimana Finch selalu mengirim pesan kepada Violet ketika dia berada di tempat tersebut. Sayang, endingnya (lagi-lagi) tidak sesuai dengan apa yang gue harapkan dan cukup menyakitkan huhu.


Novel All The Bright Places kaya akan quotes bagus hahaha. Gue suka banget kata-kata yang ada di novel ini. Cheesy enough tapi tidak terlalu cheesy(?).

Oh and yes, let me introduce my most favorite line from the novel (and I guess it's everyone's favorite too)

Minggu, 05 Juni 2016

B.e.r.u.b.a.h

People change.

Well, 2 kata itu udah cukup merepresentasikan apa yang akan gue tulis disini he. Jujur gue merasa telah sangat berubah dari gue yang 1 tahun lalu. Mungkin bisa terkesan cepat sekali ya cuma 1 tahun, tapi yah orang berubah dalam 1 detik saja bisa bukan? Mungkin sebagian orang masih belum merasakan perubahan gue karena I barely talk about this thing. Terutama yang belum ketemu gue lagi secara langsung setelah 1 tahun berlalu. 

Kalau boleh bilang, sebenernya gue rada merasa 'aneh' jika orang-orang masih menganggap gue seperti yang dulu. Oke, mungkin masih ada yang bingung kali ya yang dimaksud perubahan disini apa. Well, karena suatu kejadian, gue merasa sangat sampis saat masa-masa itu haha (beneran loh). Kalau diinget-inget, gue merasa yang kayak duh apaan dah gue yang dulu kek ga punya kerjaan. Kejadian tersebut cukup membuat gue merubah pandangan, hingga akhirnya gue menjadi setengah gue yang sekarang.

Banyaknya momen-momen yang terjadi selama setahun ini membuat gue bertemu dengan orang-orang yang membuat gue berpikir, apa aja sih yang telah gue lakuin selama ini. Dan kembali lagi, jika gue dihadapkan dengan pertanyaan 'apa aja yang telah dilakukan' pasti gue keinget kejadian sampis tersebut. Orang-orang tersebut berhasil merubah total pandangan gue terhadap rasa suka/naksir kepada orang lain. Jujur, gue sangat mengagumi orang-orang yang telah membantu merubah pandangan gue.

Oiya, satu hal lagi yang membuat orang-orang belum merasakan perubahan gue adalah karena gue masih belum berani menyatakan pandangan gue yang sekarang kepada teman-teman gue. Sedih memang karena gue sendiri masih takut untuk menyatakannya, padahal pandangan tersebut gue yakini benar.

Percayalah, hal-hal tersebut itu, somehow, terasa sangat fana ketika kalian sudah tidak merasakannya lagi. 
Semoga gue bisa lebih berani untuk memberitahukan tentang pandangan gue nantinya.
I really want to save you guys, but I don't know how.

Sabtu, 31 Januari 2015

Hai.

Ekhem.
Hai.

Ternyata tahun baru membawa cerita baru buatku. 
Jika sebelumnya hidupku selalu jelas antara hitam dan putih, kehadiranmu membuatku berada di tempat berwarna abu-abu,
Jika sebelumnya aku masih bisa tidur dengan lelap tanpa harus ada pikiran mengganggu, kehadiranmu membuatku tidur pun terasa sulit karena otakku memaksa untuk mengulang memori-memori itu.

Sial memang.
Tapi sial yang kusyukuri.

Jika sebelumnya cerita-ceritaku hanyalah cerita klasik tak bermakna, kehadiranmu mampu membuat ceritaku menjadi lebih menarik.
Jika sebelumnya aku tak diharapkan dalam masalah ini, kehadiranmu membuatku terlihat seperti yang paling paham dalam masalah ini.

Yah, kehadiranmu merubahku, sebenarnya.

Maafkan aku yang masih tak sanggup menatap matamu ketika berbicara, karena jika kulakukan, aku hanya ingin menaikkan bendera putih, tanda ku ingin menyerah saja.

because I can't hold this feeling. 

Kamis, 26 Juni 2014

Sudden Inspiration (Yeah, Maybe)

Oke, btw sekarang jam 17.17 WIB

Tiba-tiba gue dapet inspirasi buat nulis di blog. Awalnya gue emang pengen nulis, tapi karena ngerasa keburu sore dan idenya belum rampung semua, jadi ga jadi deh nulisnya. Tapi, setelah liat beberapa video teaser bias gue, gue pun dapet inspirasi buat nulis, yaitu tentang..........*jreng jreng* bias gue!

Sebelumnya, gue cuma pengen sharing-sharing aja di postingan kali ini, dan yang belum tau bias--bias itu idola. Yah intinya begitu.

Gue pengen sharing tentang Do Kyungsoo a.k.a D.O. 

Doi satu ini member EXO. First impression gue--bisa dibilang--ga terlalu bagus. Gue ga suka dia. Haha. Seriusan, ga pake boong. Gue makin ga suka setelah ternyata adek gue ngebias-in dia. Terus, waktu exo-k pertama kali debut di inkigayo, kan ada bagian yang ngomong-ngomong tuh (liat aja deh di yt), pas giliran dia disuruh ngejelasin tentang lagunya gitu (kalo ga salah yea), dia ga bisa ngomong gitu. Wah, gue makin ilfeel.

Oke, segitu cerita awalnya.

Tapi, lama kelamaan, aduh.............doi makin cakep. Tapi tetep, gue belum sampe taraf ngebiasin, cuma kalo liat foto dia lagi ganteng: "aduh, ternyata dia ganteng ya". Yah gitu doang.

Sampe akhirnya, gue masuk SMA dan menemukan kyungsoo kw. Gue awalnya cuma ngasih tau temen sebangku gue--yang berpikiran sama dengan gue. Akhirnya gue sama temen sebangku gue ini sering saling ngasih tau kalau ketemu sama si kyungsoo kw (hahay). Tapi terus rada redam gitu deh masalah per-kyungsoo-kw-annya. Dan akhirnya mulai muncul lagi ketika gue kelas XI. Sejak gue berpikiran kalau kyungsoo kw itu mirip kyungsoo, mulailah gue ngebiasin kyungsoo--bener-bener. Sampe sekarang masihlah. Sampe-sampe kalau gue udah ga tahan banget sama spazzing-over-kyungsoo-time (maksud gue, saat saat ketika gue tereak-tereak kyungsoo ganteng, lucu, onyo, dll), adek gue ntar bilang: "alah, dulunya ga suka kyungsoo aja" yah begitu.

Inti dari semua ini adalah, gara-gara ada kyungsoo kw, gue jadi ngebiasin kyungsoo.
Begitu.
Jadi, gue harus bilang terima kasih sama kyungsoo kw, sepertinya. Haha.

Salam dari abang!

(((((sorry for being so absurd. maklum liburan)))))

Jumat, 03 Januari 2014

Cerita dari Balik Jendela


Sooo hi guys! Mungkin kalian bingung kenapa judul postingan kali ini rada-rada menjurus ke sebuah cerita atau yah rada cheesy gitu. Sebenernya, di postingan ini gue bakal menceritakan hari terakhir di 2013 dan yang kebetulan, gue menghabiskan hari tersebut di balik jendela hotel hehehehe.

31 December 2013
Sebenarnya gue bingung mau seneng atau nggak nyambut tanggal 31 hahaha. Jadi, di tanggal 31 itu dari pagi sampai malem, gue baca novel sambil duduk menghadap ke jendela (kayak orang galau ya hiks). Nggak selamanya baca novel sih. Pas malem, gue bersama adik dan ayah, jalan-jalan di HI (sebentar doang soalnya gue buru-buru nyari toilet /sedihbgt ).

Novelnya, wah, keren dan sukses bikin gue mikir, mikir dan mikir. Novel yang gue baca itu berjudul "Pulang" karya Leila  S. Chudori. Novel itu menceritakan kisah waktu G30S/PKI dan pemberontakan Mei 1998 (kisah sejarah yang paling gue sukain huahaha). Gue tau novel itu waktu lagi baca review-an orang-orang di goodreads, katanya ada juga novel yang berlatar belakangkan sejarah yang keren dan bagus. Akhirnya gue mulai melakukan pencarian novel "Pulang" di Cirebon, tapi sayangnya ga pernah ada dan akhirnya gue menemukannya di Kinokuniya hehehehe.

Yang bikin gue mikir itu bukan cuma kisah sejarahnya. Novel tersebut (secara garis besar) dibagi jadi 2 bagian. Bagian pertama itu kisah yang G30S dan bagian kedua itu kisah pemberontakan Mei 1998. Tokoh dalam novel tersebut--Dimas--hobi banget nyeritain kisah Ramayana dan Mahabharata ke anaknya--Lintang (itulah yang bikin gue berpikir dan melayangkan memori ke study tour hampir 1 bulan lalu /halah/ apalagi ini cerita Ramayana--Prambanan--....<nggak usah dilanjutin>). Yang bikin gue berpikir lagi itu, tokoh yang bernama Lintang bertemu dengan orang yang jago kkkk...rr..(maaf, kata ini terlalu susah untuk diucapkan/dituliskan) (ifuknowwhatimean) HAHAHA. Pokoknya baca aja deh novelnya, bagus loh.

Jadi yah, itu yang gue lakukan di hari terakhir 2013. Bagaimana denganmu? :)


Selasa, 03 September 2013

Continue

Hai. Mari kita bahas masa sekarang.

Jika di sebelumnya aku bilang, aku tak muak, itu hanya karena aku tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya. Ternyata,

Aku muak. 

Tidak sebegitu parah, aku masih bisa mengontrol diriku sendiri. Tak perlu khawatir. 
Layar yang terpampang di depan semakin membuatku gila. Itu frasa yang tepat untuk sekarang. Ah, jangan salah sangka. Gila disini ada yang bermaksud positif--juga.

Ada kalanya aku harus menahan nafas sejenak, memalingkan muka, bahkan tidak tahu harus berbuat apa. Ini pertanda ya? Tapi kumohon, tidak usah mengartikan semua ini. Aku tidak.........ah otakku berkata 'mau'. Tapi, sudahlah, aku tidak mau.

Belakangan ini aku merasa menjadi penulis kreatif. Mencoret-coret kertas yang kebetulan terlihat olehku, buku-buku, kertas bekas dan masih ada lagi. Kamu tahu? Setiap melihat kamu, kata-kata ini semakin mendesak keluar. Terlalu banyak yang ingin aku tuliskan, tapi.....ah percuma.

Tiada yang tahu tentang ini. Aku masih merasa aman untuk saat ini.
Mari kita lihat kelanjutannya.

Minggu, 25 Agustus 2013

Rewind

Maafkan aku jika aku meracau. Lagi.

Bukan, ini bukan tentangmu. Ini hanya barisan kata-kata yang mengalir dari otakku dalam masa kebingungan, yang sialnya kata-kata ini sudah tidak tahan untuk keluar dari otakku dan memaksaku untuk menuliskan ini semua. Ini bukan dari hati, jujur saja. Ini semua dari otakku-ya, yang kerjanya ribet. Selalu.

Aku seperti terlempar ke 1 tahun lalu. Bukan, bukan kejadian yang sama. Hanya mirip--beda pemeran, beda latar, beda alur namun tema yang sangat identik. Tidak, aku tidak ingin memukul tembok. Aku juga tidak ingin menangis. Otakku sudah lebih baik sekarang. Aku hanya menatap datar atas layar yang terlentang di depanku. Yang memainkan segala sesuatu yang membuatku--hanya ingin menatapnya dengan datar.

Jangan salah kaprah kalau ini semua tentangmu. Sudah kukatakan, ini beda pemeran. Aku hanya dalam masa kebingungan. Aku--bisa dibilang sudah tidak tahu apalagi tentangmu. Jadi yang ini berbeda. Aku hanya bingung.

Kamu tau kelemahanku. Tidak usah kuumbar lagi. Dan sialnya, dia melakukan sesuatu yang menjadi kelemahanku. Bohong jika kubilang aku tidak tersentuh. Tersentuh, tapi sedikit. Sungguh. Aku tidak perlu lebih atau aku akan semakin terpuruk. Aku selalu menatap layar yang terbentang dihadapanku. Semakin hari aku semakin bingung atas apa yang dimainkan di layar tersebut. Mungkin, lebih baik jika ditinggalkan. Namun, otakku mengatakan untuk tidak menutup mata atas layar itu. Otakku ingin melihat kelanjutannya.

Aku tidak bisa berbuat jauh. Kau tahu? Ada yang menghalangi. Tidak, bukan satu. Tapi banyak. Bohong jika aku bilang tidak tertarik, tapi aku memang tidak ingin terpuruk. Mengerti?

Biarlah aku (sekali lagi) berada di belakang--seperti 1 tahun lalu. Tak apa. Aku sudah biasa menjadi penonton. Aku tak muak. 

Kamis, 23 Mei 2013

Untitled

Media.
Music Player.
Music Home.
All Tracks.
searching: Maliq & D'Essentials - Untitled
Play.

Ketika kurasakan sudah adaruang dihatiku yang kau sentuhAh mungkin benar. Seketika saja bahagia menyelimutiku. Hatiku sudah tidak kosongAku berterima kasih
dan ketika kusadari sudahtak selalu indah cinta yang adamungkin memang ku yang harus mengertibilaku bukan yang ingin kau milikiPerasaanku memang hanya bayangan--kamu pun tak melihatnya bukan?Sudah pasti bukan aku yang kau pilih, kamu tak bisa merasakan aku bukan?
salahkah ku bilakaulah yang ada dihatikuTapi, kumohon. Biarkan saja aku begini. Aku janji, aku tak akan mengganggumu
adakah ku singgah dihatikumungkinkah kau rindukan adakuadakah ku sedikit dihatimuBerharap saja. Bolehkah? Aku tak muluk. Ini sederhana.
bilakah ku menggangu harimumungkinkah kau tak ingin adakuadakah ku sedikit dihatimuBisa saja kamu tak mengharapkan adaku. Tapi apakah hatimu mengharapkan adaku?Ah maaf. Aku sedang berkhayal
bila memang aku yang harus mengertimengapa cintamu tak dapat kumilikiEgois. Ah iya benar. Aku egois. Memang sebaiknya kita yang harus mengerti, tidak hanya aku saja.Aku pun masih bertanya, apakah memang aku tak dapat memiliki?
salahkah ku bilakaulah yang ada dihatikukau yang ada dihatiku Aku jujur. Tak bohong.Perlukah alasan lain?Ah, bagimu ini semua kesalahan, iya kan?
bila cinta kita tak kan terciptaku hanya sekedar ingin tuk mengertiadakah diriku singgah dihatimuIni yang terakhir. Apakah ada? Walau hanya sebutir atom yang tak dapat terbagi lagi?Walau hanya sebentar, aku sudah bersyukur.It's more than enough.
dan bilakah kau taukaulah yang ada dihatikukau yang ada dihatikuLihat aku. Aku tak bohong.Tanyakan saja pada semesta, siapa yang selalu kuelukan selama ini?
adakah ku dihatimuLebih baik aku berhenti. Kamu diam membisu. Aku diam menuntut.Ah, itu artinya tak ada.

Minggu, 17 Maret 2013

This Comic Teach Me Everything!

Gue lagi seneng banget sama komik Alice Acedemy.
Ada yang tau? ah kayaknya nggak deh, yaudah.

Jadi, gini. Gue lagi seneng-senengnya baca Alice Acamdemy. Dari komik 1- 19 diulang-ulang mulu atau nggak ya numpang di mangafox baca chapter terbaru. Dan barusan tadi (bener loh barusan tadi, iya tadi barusan banget) gue selesai baca komik ke-19. Disitu tokohnya--Yuka--seorang siswi SMA punya stealing alice gitu (kalo ga ngerti, yaudah baca aja) nah dia dikenalin sama ketua osis di sekolah itu, namanya Shiki. Karena Yuka punya alice yang keren, Shiki tertarik. Jadi, mereka ketemuan gitu dan gara-gara ketemua itu si Shiki naksir Yuka. Walaupun Yuka nolak Shiki, tapi Shiki tetep setia sama si Yuka. WAAAAAHHHH.

Like one of the dialog, I mean what shiki said to Yuka:
"I won't ask you to like me, it's just that as of now. I want to be by your side."

sigh. I should learn from Shiki.

Jumat, 28 Desember 2012

Ah.......Berjuta Rasanya

Kamu tahu rasanya sakit hati?
Eng...rasanya...berjuta rasanya.
Asal kamu tahu, nggak cuma jatuh cinta yang berjuta rasanya. Sakit hati juga.
Rasa sedih, kesel, kecewa, marah, dan sejuta rasa lainnya bercampur jadi satu.

Jadi, jangan takut sakit hati, karena sakit hati juga berjuta rasanya ;)

Kamis, 13 Desember 2012

Lika-Liku UAS

1 DAY LEFT EVERYBOODDDDEEEEHHHHHHH!!!!! /teriakdialun-alun/

gila, ini emang gila! Finally, UAS akhirnya mau beres juga huft....Setelah berjuang melawan soal-soal 'sulit' akhirnya, it comes to an end HAHAHAHAHA.

sebenernya, UAS hari-hari terakhir itu banyak gangguannya, yaitu:
1. Film 5cm muncul di bioskop
itu sungguh sialan. hiks. Kenapa itu film harus muncul pada saat hari Rabu?! Pada saat pelajaran Biologi dan Penjas?! #frustasino.1

2. Naruto chapter 613 sudah muncul di mangareader
oke, awalnya gue sama Ocan (a.k.a Sausan) sudah berjanji gak bakal buka manga reader selama UAS, dan ternyata............godaan itu sangat besar, hingga akhirnya gue pun buka mangareader dan eng ing eng, ada chapter terbaru Naruto dan gue pun langsung baca. DAN.....CERITANYA BAGUS SEKALI TEMANNNNN! (wahai kalian pencinta naruto, kalian harus baca karena shikaku dan tim intelejensi mati semua. sekian) sebenernya gue sedih gara-gara tim intelejensi mati semua, tapi ya mau gimana dong....huh, Madara nyebelin /salahkan Madara/
dan keesokan harinya, gue langsung nyamper Ocan karena pengen ngasih tau Naruto yang terbaru, dan.....OCAN JUGA SUDAH BACA!! ini artinya gue sama Ocan ngelanggar perjanjian.............

3. Ada yang bikin Stopmotion (baca: anak-anak sekolah seberang sana)
dan itu bikin konsentrasi gue buyar semua. Karena stopmotion mereka bagus (gue akuin itu bagus karena tiap hari gue liat video mereka /ngaku/), gue pun berniat buat bikin. Dan di sekolah, gue langsung: "hoy, bikin stop motion yuk!" "woy, senin stop motion ya!" "jangan pada diremed oke? supaya kita bikin stop motion!" (entah mengapa gue keliatan semangat banget disitu.__.)

4. Film Glee yang gak ada habisnya muterin tiap episodenya
gue, akhirnya, jatuh cinta pada film Glee hahahahahaha. Dulu sangat tidak tertarik buat nonton, paling denger lagunya doang, dan pada saat mencoba untuk nonton, gue langsung: "duh, kok bagus sih? besok ada lagi ga ya?" dan akhirnya gue setia mantengin jadwal StarWorld buat nyari jadwal Glee doang. ckckckck.

itulah beberapa gangguan UAS detik-detik terakhir. Belum lagi deg-degan menunggu hasil UAS. duh.
so, how was your test btw?