Tampilkan postingan dengan label anak SMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak SMA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 September 2013

Continue

Hai. Mari kita bahas masa sekarang.

Jika di sebelumnya aku bilang, aku tak muak, itu hanya karena aku tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya. Ternyata,

Aku muak. 

Tidak sebegitu parah, aku masih bisa mengontrol diriku sendiri. Tak perlu khawatir. 
Layar yang terpampang di depan semakin membuatku gila. Itu frasa yang tepat untuk sekarang. Ah, jangan salah sangka. Gila disini ada yang bermaksud positif--juga.

Ada kalanya aku harus menahan nafas sejenak, memalingkan muka, bahkan tidak tahu harus berbuat apa. Ini pertanda ya? Tapi kumohon, tidak usah mengartikan semua ini. Aku tidak.........ah otakku berkata 'mau'. Tapi, sudahlah, aku tidak mau.

Belakangan ini aku merasa menjadi penulis kreatif. Mencoret-coret kertas yang kebetulan terlihat olehku, buku-buku, kertas bekas dan masih ada lagi. Kamu tahu? Setiap melihat kamu, kata-kata ini semakin mendesak keluar. Terlalu banyak yang ingin aku tuliskan, tapi.....ah percuma.

Tiada yang tahu tentang ini. Aku masih merasa aman untuk saat ini.
Mari kita lihat kelanjutannya.

Sabtu, 22 Juni 2013

OSP!

Waktu tanggal 2-3 Juni 2013, gue bersama 4 orang lainnya dari smanda dan 2 orang lainnya dari sekolah lain berangkat ke Bandung buat ngikutin OSP. Yang berangkat hari pertama itu pelajaran Matematika, Fisika dan Kimia ((kebetulan gue ikut matematika hihihihi)). Acara disana..yah...begitulah...ngerjain soal, kalau udah selesai ya ngobrol-ngobrol gajelas sama anak-anak lain yang se-kontingen. Sebenernya, yang paling seru pas kegiatan kayak gini itu pas berangkat, pas udah selesai lomba atau pas pulangnya. Dan gue bakal nyeritain pas bagian pulang karena itu................memorable banget guys.

Gue pulang semobil dengan 4 orang lainnya yaitu Kak Antari, Kak Sena (yang bakal sering disebut Bakrie nantinya), Geraldy (anak santam) dan Steven L. (anak bpk). Bisa dibilang, mobil gue yang paling ramai karena.........asal kalian tau, selama perjalanan kita cuma tidur 15 menit. Sisanya? Tidak usah ditanya. 

Detik-detik pertama pas pulang itu masih alim-alim sok malu-malu gitu dan gak ada yang buka pembicaraan karena nggak terlalu kenal. Sampe akhirnya gue ngobrol sama Steven.

G : "Eh golongan darah dirimu apa?"
S : "AB. emang kenapa?"
G : "Hoo AB toh. Hahahaha gapapa, Kalo kamu apa? (nanya ke Geraldy)"
Ge : "Aku O, kenapa emang?"
G : "Ya gapapa"
S : "Ini orang aneh nih (sambil nunjuk gue). Dari sekian banyak orang yang gue pernah temuin, ini orang pertama yang nanyain golongan darah sebagai pembuka pembicaraan!"

Hm....gue aneh? Udah biasa huhuhuhuhuhuhu.

Terus, kita berhenti di salah satu minimarket gitu. Dan asal kalian tau, yang namanya Steven itu nggak bisa berhenti ngomong :') sampe akhirnya gue bilang:

G : "Ah lo ngomong mulu, aneh. Dasar AB"
S : "Jadi setiap orang yang darah AB itu aneh? Berarti setiap orang yang darahnya AB langsung divonis 'Dasar kamu orang aneh!' gitu?"
Ge : "Tuh kan kamu aneh ven."

Nah, bener kan apa gue bilang? AB itu..........ABsurd.__.

Akhirnya kita ngelanjutin perjalanan dan ketemu banner pinggir jalan tulisannya : "Air Ajaib! Dari Mata Air Purbakala!" Kita pun membahas air ajaib tersebut. Pokoknya, intinya kita tuh bingung. Kenapa? karena katanya itu dari mata air purbakala, berarti harusnya udah kering dong, kan dari dulu?????? Dan karena kita bingung, Geraldy pun menjelaskan teorinya.

Ge : "Itu tuh ditampung di kotak gitu, jadi ga bakal abis"

Setelah Geraldy mengemukakan teorinya, kita makin bingung. 

S : "Di kotak diapain?"
Ge : "Ya kan dikacain gitu tuh, jadi ga bakal abis"
S : "Lah, kalo dikacain berarti kita ga bisa megang dong? Itu mah bukan mata air berarti!"
Ge : (diam sejenak) "Iyaya..........Ah gue ketularan bego kan. Elu sih ven!"
S : "Lah kok jadi gue, gimana sih"

Akhirnya, Geraldy pun menyadari bahwa teorinya salah. Sebenernya gue juga bingung, kok mata air dikotakin, buat apa?????

Kemudian kita beralih ke topik selanjutnya yaitu.............TANTE GIRANG! (yang ini perlu di capslock karena paling sering dibicarain selama perjalanan). 
Awalnya kita ngomongin cogan gitu, hingga akhirnya sampailah ke bronis a.k.a brondong manis. Terus kita berteori bahwa yang suka bronis itu adalah tante girang. Terus.........

S : "Tante Girang itu apa?"

Gue, Geraldy, Kak Antari dan Kak Sena bingung mau jawab apa..........

S : "Serius gue gatau tante girang itu apa? Tante yang bahagia gitu?"

hm.........iyain ajalah.

Skip. Next.

Kata Kak Antari, Kak Sena itu mirip Bakrie. Jadi, selama perjalanan, Kak Sena itu nggak dipanggil Kak Sena, tapi Bakrie :)))) contoh nih:

Kak Sena buang sampah sembarangan, terus gue sama Kak Antari marahin dan kemudian dilanjutkan oleh Steven.

S : "BAKRIE! MASA BUANG SAMPAH SEMBARANGAN? MAU JADI APA INDONESIAAA????" (ini sambil teriak) "jangan-jangan kalau Bakrie kepilih, nanti negaranya sampah semua?" (maafkanlah kawan-kawab ku ini Pak Bakrie...............)

yah begitulah. Masih banyak lagi interaksi Bakrie dan Steven yang absurd lainnya.
lagi nih.
Kak Sena lagi nelpon dan kebetulan jalanan lagi rusak, akhirnya Steven teriak lagi:

S : "BAKRIE! KENAPA JALANAN INI RUSAK. MAU JADI APA INDONESIAAA???"

yah begitulah yang namanya Steven.
****
Perjalanan pun berlanjut hingga akhirnya tiba-tiba Steven nanya ke gue:

S : "Eh, kenapa namanya Ainu sih?"
G : "Heh? Ainu kan suku asli Jepang."
S : "OH! BERARTI INI LELUHUR! INI PURBAKALA!" (tiba-tiba balik lagi ke topik air ajaib dari mata air purbakala. hm.)

Absurd banget emang, tapi kita ga capek kok hahahaha. Oh iya ngomong-ngomong, gue belum kenalin mereka ikut mapel apa aja. Kak Antari dan Kak Sena itu ikut kimia, Steven dan Geraldy ikut Fisika. Dan gue, stay matematika sendirian hahaha. Hmm...bisa dibilang kita itu saling mengejek (?) mapel satu sama lain, contohnya gini:

Ge : "Ih gue sih takut belajar kimia. Soalnya kalau misalnya kita makan sesuatu yang ternyata kalau bereaksi sama HCl bikin meledak ntar gimana coba? Perut gue ntar meledak. Ntar gue mati dong."
K A : "Ih fisika mah apaan. Soal cuma 7? Ih nge-bosenin."
S : "Ainuuu, kamu ngapain belajar matematika padahal kalkulator udah diciptain???????"

yah begitulah. Tapi kita tetap akrab kok sampe pulang :))))

Pokoknya, gabakal nyesel deh ikut acara macem OSP gitu. Pengalaman OSP gue waktu SMP juga ga kalah serunya, dan salah satu tokoh di atas juga pernah ikutan mengalami serunya OSP masa SMP bareng gue. Ngomong-ngomong, Ayas (temen sekelas gue yang doyan nge blog), Wildan & Tami (teman masa SMP yang gue kangenin) ikut ngerasain gimana serunya OSP. Apalagi dari kontingen Cirebon itu paling rame hihihihi.

So guys, this is so memorable!




Kamis, 02 Mei 2013

Ciri-Ciri Orang Desperate

[WARNING] Post kali ini bisa dibilang hanya selintasan ide yang ada di otak gue yang kayaknya bakal seru kalau dijadiin post gitu, dan emang postingan kali ini bukan gue banget lol.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Baru tadi sore, kata 'desperate' mampir di otak gue. Terus gue mikir, desperate karena apa ya? dan akhirnya gue menyimpulkan buat ngebuat postingan tentang desperate karena cinta........./halah/

Desperate kali ini bukan karena ditolak, baru pegat, doi punya gandengan baru, stuck, ataupun sebagainya, tapi desperate secara umum he-he-he. oh iya, desperatenya juga sudut pandang cewek hahahaha.

Check this out:

Weird Habit. Detected
Biasanya, cewek yang lagi baca novel, terus ketemu adegan yang bikin 'greget' (ngerti kan gimana?) pasti langsung ikutan kebawa emosinya--ya ikutan ngomel-ngomel lah, ikutan ngomentar lah, banting novelnya lah. Apalagi kalau pas adegan yang kayaknya romantis banget, pasti langsung komen "Sial, ini bagus banget!" atau "AAAA gila ni adegan" dan semacemnya. Menurut gue, itu termasuk orang desperate hohoho. Soalnya, setiap ada adegan yang romantis gitu, kita langsung kebawa emosi-yang artinya sebenernya kita pengen kejadian itu terjadi (ayo ngaku aja, soalnya gue gitu loh hahaha). Karena-terutama para jombloers-pasti desperate (ngg...nggak desperate juga sih) gara-gara doi nggak dateng-dateng dan akhirnya melampiaskan pada novel-novel yang tak berdosa lol.

same case if you watch a movie than you can't handle your feeling because of a romantic scene.
That's a weird habit and detected.

Sensi Sama Kata 'Move On'. Detected
Terutama orang-orang yang nge-stuck nih. Biasanya, kalau ada orang yang nge-stuck mereka bakal sensi denger kata 'move on'. Banyak temen gue yang-uhm..-masih nge-stuck dan akhirnya kalau ada satu orang yang nemuin tweet atau postingan tentang move on gitu, mereka pasti langsung bilang: "tuh mangkanya, move on dong, MOVE ON, MOVE ON!!!" (nada suaranya makin tinggi ya). Orang yang nge-stuck nya pasti cuma cengar-cengir ga jelas gitu deh. Walaupun dalam hatinya-kadang-ngebenerin kata-kata itu juga hehehe.

Denger Nama Doi Disebut, Langsung Pasang Tatapan-guetelenluhiduphidup. Detected
Ini juga namanya orang desperate. Biasanya, kalau ada cewek yang denger nama doinya disebut atau diejek langsung pasang tatapan ngeri. Atau nggak, kalau yang ngomongnya rada jauh gitu, cewek yang denger nama doinya disebut langsung nengok dan pasang tatapan-apa-sih-lo-ngomongin-dia (ngaku aja...). Gue pikir, itu termasuk desperate, karena ya denger nama doi yang nggak kesampean-kesampean itu bikin sakit hati kan?

Being Crazy. Detected
The fatal one. Gini, kalau ada cewek yang denger suatu info tentang cowoknya-entah dia balikan, entah dia pegat, entah itu berita buruk atau bagus-bawaannya pasti pengen teriak-teriak sekerasnya deh. Contoh, kalo ada cewek yang denger berita tentang doinya yang pegat, pasti pengen teriak-teriak lagu yang happy deh. Kalo ada cewek yang denger berita tentang doinya yang balikan, pasti pengen teriak-teriak lagu yang mellow gitu, kayak:

"JUST GONNA STAND THERE AND HEAR ME CRYYYYYYYYY~!" (teriak di alun-alun)

itu udah jelas banget, kalo dia lagi desperate.

so guys, do you have any weird habits? like i've mentioned before? LOL

oh iya, ngomong-ngomong gue lagi suka-sukanya sama lagu teen top - I wanna love. Itu lagu yang nyuruh kita move on (oh aja oh.........). Kayak salah satu liriknya "Just let it fly away" itu udah nyuruh kita move on banget, jadi apakan anda akan move on?

Sabtu, 02 Maret 2013

Ketika Anak Debat Latihan Bersama Anak KTT

Apakah Anak Debat Itu?
Anak Debat adalah 6 anak SMA kelas X yang sedang siap-siap buat lomba.

Apakah Anak KTT Itu?
Anak KTT adalah 10 anak SMA--7 orang kelas XI & 3 orang kelas X--yang sedang siap-siap untuk mengikuti lomba KTT Asean.

Ceritanya ini hari Minggu, H-4.
Anak-anak yang ikut debat--termasuk gue--latihan di sekolah. Pertamanya disuruh jam 8, dan kemudian diundur jadi jam 10. Oke, karena gue dateng kepagian, gue pun memutuskan untuk main ke kosan temen gue dulu.

Pas sekitar udah jam 10 lewat, gue baru dateng ke sekolah, dan di kelas X2 ternyata match pertama udah main. Gue telat. Jadi, gue sama--sebut saja D--cuma nonton dan ngikutin debat itu. Oh ya, ngomong-ngomong di kelas X2 juga udah banyak anak KTT yang mau latihan. Kalau kalian bingung kenapa kita berada di satu ruangan, jawabannya gampang. Kakak-kakak kelas yang ngelatih kita debat itu, ikut KTT juga hehehehehehehehe.

Setelah beberapa menit kemudian, datanglah salah satu anak KTT--kelas X--yang emang satu-satunya anak laki-laki yang ikut lomba KTT. Sebut saja dia Oknum I. Pas Oknum I dateng, temen gue si D langsung ribut (yah gue juga sih._.). Intinya sih kita seneng gara-gara ada si Oknum I.

Gue sama si D ngobrolin semua tentang si Oknum I, sampai akhirnya gue penasaran sama golongan darahnya (haduh udah pasti gue kalo nanya tentang golongan darah-_-). Gue nyuruh si D buat nanya, tapi si D juga ga mau dan nyuruh gue yang nanya. Yaudah, oke. Akhirnya sih gue juga yang nanya. Nih, gini nih:

Gue: "Heh, Oknum I, golongan darahmu apa?"
Oknum I: -------------bingung sesaat------------------
Gue: "Golongan darahmu apa?"
Oknum I: diam sesaat, "A"

OH TIPE A TOH--suara dalam hati+otak gue. 

Kemudia gue sama si D dengerin anak yang lagi debat di depan. Tapi kemudian si D ngomong lagi: "Eh, itu Oknum I lagi baca lks agama", gue langsung nengok ke si D dan bales: "bukan, itu lks pkn" dan akhirnya itu ngeributin tentang lks yang lagi dibaca sama Oknum I. Dan, jreng jreng jreng....yang benar dia lagi baca lks agama. Oh, oke, si D bener. hiks.



Ceritanya ini hari Rabu, H-1.
Kita latian debat lagi karena besoknya kita bakalan lomba. Karena bingung mau latihan dimana, akhirnya kita memutuskan untuk latihan di Lab Bahasa. Pas masuk Lab Bahasa, keadaan hening. Gue kira ga ada anak-anak KTT yang lagi latian di situ, dan pas liat ke bagian depan, tas+kertas+post note+bulpen+buku berserakan dimana-mana. Oke, itu kerjaan anak-anak KTT.

Karena di situ berantakan, kita memutuskan untuk latian di gudang Lab Bahasa (yaampun gudang :'''). Tempatnya enak sih, bersih dan barang-barang di situ disimpen rapih, tapi.........sempit :'')

Selang beberapa menit kemudian, kedengaran suara berisik-berisik gitu dari pintu lab, dan ternyata anak KTT udah pada dateng. Tiba-tiba gue, si D dan satu lagi--si S jadi heboh tapi tetep calm (stay cool gituhhh). Terus tiba-tiba si Oknum I dateng. Si D lagi-lagi ribut. Terus, yah sudahlah kita bahas tentang debat lagi.

Pas kita lagi diskusiin motion gitu, tiba-tiba kedengeran suara: "Eh mau ngambil sepatu dulu"
Kita--yang di dalem gudang--langsung hening...................................(yah soalnya yang ngomong itu si Oknum I nyahahahahahahahaha!)

Beberapa menit kemudian, si Oknum I dateng lagi bawa sepatunya. Terus kita--yang di dalem gudang ribut lagi--sampe akhirnya si (entah gue lupa siapa yang ngomong) manggil si Oknum I. Dan............HAHAHAHAHA, SI OKNUM I-NYA NENGOK KE KITA--YANG DI DALEM GUDANG.
Kita langsung ribut lagi dan ngejekin si D--sebagai big fan-nya si Oknum I. Yah, ramelah pokoknya.

Lain kali, anak debat latian aja sama anak ktt. Biar rame gitu yah :)))